Sebagian orang tua mungkin merasa bingung ketika
hendak menyekolahkan anaknya. Beberapa permasalahan yang melatarbelakangi
adalah bagaimana perkembangan akademik
anaknya setelah masuk di salah satu sekolah tertentu, bagaimana pergaulannya,
bagaimana sikapnya, siapa temannya, bagaimana lingkungannya dan masih banyak
lagi permasalahan yang lain. Ketika kita menemui dan bahkan mengalami sendiri
seperti halnya kasus diatas, maka jalan keluarnya adalah mencarikan lembaga pendidikan
yang memang betul-betul punya masa depan yang cerah. Kalau mungkin ada lembaga
yang manawarkan sekolah di tempatnya, nanti kalau dah lulus bisa langsung
kerja, itu belum cukup karena orang tidak sekolahpun banyak orang bisa kerja. Orang
hidup di dunia tidak hanya terpenuhi kebutuhan dunianya saja akan tetapi yang
lebih penting adalah mencapai kebahagiaan di akhirat. Maka kami menawarkan solusi, carikan lembaga
yang lulusannya bisa kerja, bisa bermasyarakat dan berkarakter dengan baik, percayakan
anak anda di Madrasah atau Pondok Pesantren bersama dengan Kyai/ Bu Nyai. Karena
beliau, selain dari sisi keilmuan yang
diberikan, percayalah do'a-do'a beliau yang tiap malam dipanjatkan selalu
tercurahkan untuk santri-santrinya, itu
yang mungkin sulit kita dapatkan di sekolah umum.
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
UN Bermasalah Bukan Hanya Tanggung Jawab Kemdikbud
Jakarta
– Keterlambatan ujian nasional tingkat SMA di 11 provinsi di wilayah
Indonesia tengah dan provinsi lainnya, tidak semata-mata tanggung jawab
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pelaksana. Percetakan
sebagai rekanan pengadaan dan DPR sebagai pengawas dan pemberi
persetujuan anggaran, juga harus memikul tanggung jawab bersama.
“Tidak bisa kalau hanya percetakan dan Kementerian
Pendidikan saja yang disalahkan. DPR juga harus ikut bertanggung
jawab," demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal PBNU, Marsudi Syuhud, di
Jakarta, Selasa (16/04).
Subscribe to:
Posts (Atom)










